Kamis, 28 Juli 2016

# Renungan

Untuk Angeline



Anak dilahirkan secara fitrah
Anak merupakan titipan sang khalik
Anak berhaq mendapat kasih sayang sepenuhnya dari Orang Tua

Hermes XXI medan film “Untuk Angeline” di ambil dengan latar belakang Denpasar, Bali dengan Sutradara Jito Banyu dan di produksi oleh Duke Rachmat dan Niken Septika Sari mengemas film ini dengan sangat realitis yang bergenre drama biografi serta alur yang sangat acak membuat penonton enggan mengedipkan mata sejenak.

  Untuk Angeline menceritakan tentang Samidah seorang perempuan tangguh yang melahirkan Putri cantik bernama Angeline , namun takdir berkata lain, himpitan ekonomi membuat Samidah dan Suami sulit melunasi biaya administrasi dan persalinan. Sang Suamipun lebih memilih anaknya diadopsi oleh Jhon dan Tery dibanding menjual motornya.

Masa-masa indah serta kasih sayang berlimpah diterima Angeline dari Jhon hingga umur 5 tahun. Hujan deras dipanas hari pertanda merubah segala kebutuhan Angeline 360 derajat, Jhon meninggal terkena serangan jantung ketika bertengkar dengan Istrinya.

   Dan ternyata kebahagiaan Angeline bukanlah sahabat dalam hidupnya, Ia hanya mneemukan kebahagian itu ketika Ayah angkatnya masih bersamanya. Penyiksaanpun dimulai hingga Angeline berumur 9 tahun, miris hati melihat perlakuan Ibu angkatnya yang tidak sesuai terhadap Angeline, lebih memuliakan kucing dari pada Angeline seperti tidak ada prikemanusiaan lagi, Stop kekerasan kepada anak, tak sepatutnya anak diperlakukan seperti hewan, Dan tidak ada alasan yang bisa diterima dengan Hati Nurani manusia bahwa penyiksaan adalah salah satu bagian dari didikan terhadap anak.

Naluri seorang Ibu terhadap anak tak dapat dipisahkan begitu pula dengan Ibu Samidah, Ibu kandung Angeline yang kembali mencari Angeline. Tapi takdir tak dapat dihindari, Angeline tewas ditangan Ibu angkat.

Semoga kasus ini  terakhir di Indonesia dan tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan kepada anak. Jadi ini juga menjadi pelajaran penting bagi pemirsa  tentang Hukum Keadilan.
#AyoJadiSahabatAnak bersama Koalisi Online Pesona Indonesia ( KOPI )
Follow twiter : @KOPIKABARINDO
Instagram           : @KoalisiKopi
Fans page facebook : @ KOPI Is Cinta
@ UntukAngeline

Stop kekerasan terhadap anak bersama Papa Jhon salah satu pmain Film Untuk Angeline
dan KOPIers Medan

Nobar Untuk Angeline bersama Kak Seto dan KOPIers Medan

Bersama Kak Seto Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia
(LPAI)
Terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengunjungi tulisan sederhana ini, mudah-mudahan kita mendapatkan pelajaran dari kisah Angeline. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @faizah_elzafa